Edisi 38 tahun

Entah sudah berapa rembulan dan matahari
Berapa gugur gerimis dan daun yang menimbun hijau
Hanya segaris sungai yang menyimpan ikan dan batu batu
Dan memory yang tulis di putihnya cecadas sejarah

Tiga puluh delapan tahun,langit dan bumi silih berganti
Pada gerhana di ejanya gurat gurat perjalanan :
Iklan,baliho,etalase dan rerambu terpajang di kerling mata
Pesona yang menghunjam di mana mana.

Tiga puluh delapan tahun :
Tataplah pada garis pelangi dan langit langit
Savana yang terus menghijau
Burung burung memamerkan paruh dan kepaknya
Semut bunga mengadu di putik putik melati
Ya Allah…Ya Illahi Robbi
Jangan biarkan lampu lampu sentir itu padam

Biarkan gamelan itu saling berorkestra di pendopo pendopo kasmaran.

Dari Serpihan Diary Pribadi – Papa dan Mama
11 maret 2023

Leave a comment

Website Powered by WordPress.com.

Up ↑